Tak terasa guliran waktu terus berlalu dengan cepatnya, ku terseok-seok mengikuti waktu yang terus memburuku. Tepatnya hari ini 1 Ramadhan tempat dimana semua orang muslim menjalankan puasa sebanyak 1 bulan lamanya. Disudut desa tinggallah sesosok nenek dan kakek yang setiap pagi selalu menjual sayur sayuran dari kebunnya. Nenek dan kakek yang renta itu tak bisa mengubah jalan hidupnya yang harus berjualan di penghujung usianya. Ternyata anak-anak yang selama ini mereka besarkan telah berkeluarga, sehingga mereka pun sibuk dengan urusan keluarga mereka masing-masing apalagi dilihat dari sisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk memberi kepada orang tua. Tetapi kakek dan nenek itu tidak pernah mengeluh dalam menjalani kehidupannya. Mereka tetap menjalankan kewajiban sebagai muslim untuk tetap berpuasa.
Seperti biasanya pagi hari tepatnya
pukul 4 pagi mereka berdua telah bangun menyiapkan sayur yang akan dijual,
sambil menunggu beduk subuh mereka mempersiapkan apa saja yang akan dibutuhkan
ketika dipasar. Mereka bahu membahu memikul pekerjaan berat itu bersama-sama.
Aku tak dapat berkata apa-apa melihat kejadian itu yang bisa terucap dari
mulutku hanya 1 patah kata Nek, Kek ada yang bisa saya bantu? Nenek dan kakek
hanya berucap tak ada nak ini memang sudah aktivitas kakek dan nenek. Saya
menitikan air mata dari kejauhan betapa bersemangatnya mereka berdua mungkin
mereka tidak menjadikan itu beban sehingga mereka pun nampak ikhlas melakukan
pekerjaan tersebut.
Komentar
Posting Komentar