Langsung ke konten utama

WARNA KEHIDUPAN



Kegiatan rutin memanggil di hari senin ini, jam menunjukan pukul 05.00 pagi, wah kesiangan bangun, mungkin karena semalaman ku bergulung-gulung dengan kertas menganalisis ulangan yang jumlah nya ratusan, seakan – akan tak kunjung selesai. setelah siap seperti biasa langkah kaki pun melangkah dengan pasti menuju sekolah, di tengah perjalanan ku tersentak melihat orang tua yang sudah ringkih di pagi hari telah sibuk mengumpulkan botol minuman, ataupun gelas2 air mineral yang telah usang, tak ku kira di dini hari 3 kantong pelastik hitam telah penuh dengan barang-barang usang tersebut, peluh keringat membasahi wajahnya, tapi masi saja dia mencari-cari di tumpukan sampah-sampah yang dipenuhi lalat dan bau busuk yang menyengat, tangan nya yang renta masi kuat untuk tetap menggali agar menemukan plastik plastik yang telah usang tersebut, ku teteskan air mataku melihat kejadian itu, timbul di benak ku Apakah dia tidak mempunyai anak? Atau saudara? Yang menopang hidupnya. Hingga di hari tua ia harus tetap berjuang hanya untuk sesuap nasi. Siapa sebenarnya yang harus disalahkan ? bukannya pemerintah berjanji anak- anak dan fakir miskin dipelihara negara. Mungkin itu hanya sekedar janji yang belum ditepati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertama , membaca Al Qur’an dengan merenungi dan memahami maknanya. Kedua , mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan ibadah yang sunnah, setelah mengerjakan ibadah yang wajib.  Dengan inilah seseorang akan mencapai tingkat yang lebih mulia yaitu menjadi orang yang mendapatkan kecintaan Allah dan bukan hanya sekedar menjadi seorang pecinta. Ketiga , terus-menerus mengingat Allah dalam setiap keadaan, baik dengan hati dan lisan atau dengan amalan dan keadaan dirinya. Ingatlah, kecintaan pada Allah akan diperoleh sekadar dengan keadaan dzikir kepada-Nya. Keempat , lebih mendahulukan kecintaan pada Allah daripada kecintaan pada dirinya sendiri ketika dia dikuasai hawa nafsunya. Begitu pula dia selalu ingin meningkatkan kecintaan kepada-Nya, walaupun harus menempuh berbagai kesulitan. Kelima , merenungi, memperhatikan dan mengenal kebesaran nama dan sifat Allah. Begitu pula hatinya selalu berusaha memikirkan nama dan sifat Allah tersebut berulang kali. Bara...

LIKA LIKU HIDUP

Di sebuah kota besar yang tepatnya di Daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. ada Seorang anak yang bernama Dana, ia seorang anak yang malas tak pernah sekalipun membantu kedua orang tua nya, padahal orang tuanya merupakan orang yang miskin sekali.   Setiap kedua orang tua nya meminta bantuan, ia berkata sangat sibuk dengan pekerjaan nya yaitu bermain Game, Game merupakan hobi nya, setiap hari ia selalu berada di depan layar laptop, yang ia pinjam dari temannya, ia selalu berkata bahwa hobinya itu akan mendatangkan keuntungan uang yang sangat banyak. Game online yang selalu ia mainkan adalah Ragnarok, permainan itu selalu mengharuskan pemainnya untuk membeli voucer sejumlah uang ada yang Rp.50.000 sampai Rp.100.000, setiap hari Dana selalu merengek kepada orang tuanya untuk di belikan voucer –voucer tersebut, Ayah nya selalu menasehati gimana mau membelikan voucer Dana untuk makan sesuap nasi saja susah. Tapi ia bersikeras untuk menjadi buruh panggul untuk bisa memb...

Marhaban Yaa Ramadhan

Tak terasa guliran waktu terus berlalu dengan cepatnya, ku terseok-seok mengikuti waktu yang terus memburuku. Tepatnya hari ini 1 Ramadhan tempat dimana semua orang muslim menjalankan puasa sebanyak 1 bulan lamanya. Disudut desa tinggallah sesosok nenek dan kakek yang setiap pagi selalu menjual sayur sayuran dari kebunnya. Nenek dan kakek yang renta itu tak bisa mengubah jalan hidupnya yang harus berjualan di penghujung usianya. Ternyata anak-anak yang selama ini mereka besarkan telah berkeluarga, sehingga mereka pun sibuk dengan urusan keluarga mereka masing-masing apalagi dilihat dari sisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk memberi kepada orang tua. Tetapi kakek dan nenek itu tidak pernah mengeluh dalam menjalani kehidupannya. Mereka tetap menjalankan kewajiban sebagai muslim untuk tetap berpuasa.             Seperti biasanya pagi hari tepatnya pukul 4 pagi mereka berdua telah bangun menyiapkan sayur yang akan dijual, samb...